Mengenal Jenis-jenis Subgenre dari Film Thriller

rebahin~Banyak yang tidak jarang tertukar dalam mendefinisikan genre film horor atau thriller. Suatu urusan yang wajar sebab kedua unsur itu saling beririsan. Jika horor bermanfaat untuk mengancam penonton, namun thriller melulu bertujuan untuk menciptakan penonton merasa penasaran atau tegang atas misteri yang ada. Maka dari itu, film horor dapat saja berupa thriller, namun film thriller belum pasti horor. Secara sederhana, thriller disebutkan sebagai genre yang didesain untuk menciptakan penonton merasa tegang. Hal itu dapat dicapai lewat misteri yang susah terjawab, kondisi yang merisaukan, serta ancaman yang tidak bisa diprediksi. Thriller di bina dengan memainkan ekspetasi pemirsa soal nasib figur utamanya di tengah masalah yang semakin perumahan sepanjang film berlangsung. Maka dari itu, thriller mempunyai sifat unpredictability. Sedangkan film horor, penonton ingin sudah tahu bahwa terdapat sesuatu yang akan menakut-nakuti tokoh utamanya.

  • Psychological, di antara subgenre kesayangan yang mana berfokus untuk ketidak stabilan psikologis karakter utamanya. Biasanya berupa paranoia atau rasa kegelisahan yang berlebihan sampai-sampai karakter tersebut memungut tindakan yang tidak masuk akal.
  • Crime, subgenre yang merangsang ketegangannya lewat misteri kasus-kasus kriminal yang diselidiki oleh figur utamanya. Standar misteri kriminal pada umumnya, figur utama bakal dihadapkan dengan antagonis yang misterius dan suka mempermainkan lawan-lawannya. Permainan kucing-kucingan yang tegang sudah tentu jadi elemen urgen dalam subgenre ini.Political, tidak melulu lewat permasalahan kriminal, lewat isu-isu politik juga kita dapat dibawa mengarah ke suasana yang menegangkan. Subgenre ini hendak menunjukan bahwa di balik segala masalah yang ada, ada kekuatan politik yang bermain di belakang layar, entah dalam format konspirasi tingkat tinggi atau permainan politik yang kejam.
  • Legal, pengembangan dari Courtroom Drama, subgenre ini merangsang ketegangan lewat proses hukum yang berjalan sekitar di dalam sidang maupun di luar ruang sidang. Suasana menjadi semakin tegang saat mereka saling menggali celah hukum, adu bukti, dan tipu muslihat dalam menjebak lawan hukumnya.
  • Techno, subgenre yang muncul lewat penyalahgunaan atau manipulasi teknologi oleh pihak-pihak yang mempunyai kepentingan. Teknologi mesti menjadi di antara elemen urgen dalam menciptakan ketegangan penonton.

FILM ADVENTURE TERBAIK SEPANJANG MASA YANG WAJIB KAMU TAHU

Jika anda mengacu pada apa makna sebetulnya dari kata adventure atau petualangan, mungkin anda akan mempunyai persepsi yang bertolak belakang mengenai software dalam filmnya. Kata adventure pasti saja lebih dari sekedar memanjat gunung dan mengembara alam bebas. Atau pada definisi lain, film adventure tidak melulu berurusan dengan alam raya semata. Adventure atau petualangan mempunyai pengertian suatu upaya guna mengeksplorasi sesuatu yang anda tidak mempunyai pengetahuan atau empiris tentangnya sebelumnya. Jadi, menurut definisi ini, seorang kosmonot dan seorang penyelam dasar laut pun dapat dan mengisi syarat guna disebut sebagai petualang.

 

Sejalan dengan pengertian tersebut, film mengenai petualangan menggali harta karun laksana beburu barang kuno atau perjalanan mengarah ke galaksi pun dapat dikategorikan bertualang. Walau barangkali genre sci-fi, colosal, action, dan beda sebagainya, ikut dicantumkan untuk menciptakan definisinya lebih akurat. Nah, menurut tema alam bebas sendiri, definisi tentang film adventure dapat menjadi lebih dipersempit. Atau dapat juga diklasifikasikan lagi contohnya menurut latar belakang jalan ceritanya yang terjadi di gunung atau hutan belantara. Untuk kelompok yang terakhir ini, film petualangan berikut yang barangkali paling akrab guna dijadikan sebagai role utama untuk film-film petualangan dalam pemahaman pembaca di Indonesia.

 

The Revenant

Film petualangan yang diperankan oleh Leonardo Dicaprio ini pun seringkali masuk dalam nominasi juraganfilm survival atau bertahan hidup terbaik guna disaksikan. Berlatarkan kehidupan semua koboi di tanah Amerika pada kisaran tahun 1800-an, The Revenant berhasil memadukan tema bertualang, bertahan hidup, dan pun action. Petualangan film ini dibuka ketika sang figur utama bergulat dengan seorang beruang grizzly besar dan nyaris mati untuk menjaga hidupnya. Pada adegan yang beda nampak ia pun membelah perut kuda tunggangannya agar dapat terlindungi dari kebekuan musim dingin di sekitarnya.

 

Into The Wild

Film petualangan survival terbaik yang kedua ialah Into The Wild yang bercerita mengenai seorang pemuda jenius mempunyai nama Christopher Johnson McCandles yang memilih untuk mengembara hutan Alaska dikomparasikan meniti karir berkilauan setelah lulus kuliah. Dalam penjelajahannya ini, McCandles atau Alexander Supertramp mengalami tidak sedikit kejadian menarik. Ia bekerja di pabrik penggilingan gandum, bergabung bareng orang-orang gipsy yang hidup di jalanan, sampai lantas tewas di suatu bis bekas di hutan Alaska yang ganas.

 

The Wildest Dream

Selanjutnya film ketiga yang sangat pantas untuk anda tonton dalam genre petualangan ialah sebuah film dokumenter berjudul The Wildest Dream. Oya, apakah anda tahu film ini bercerita mengenai apa? Ini di antara film populer dalam dunia pemanjatan gunung, lho. The Wildest Dream ialah sebuah film yang menceritakan upaya pemanjatan Everest guna yang kesatukalinya oleh George Leigh Mallory dan timnya pada tahun 1921, 1922 dan 1924. Film petualangan journey ini memberikan cerminan yang lumayan lengkap tentang jalannya pengiriman sampai dengan hipotesa hilangnya Mallory-Irvine di gunung Everest.

 

The Call of the Wild

Diperankan oleh Harrison Ford, The Call of the Wild bercerita mengenai seorang lelaki yang patah harapan sebab ditinggal mati anak pria yang ia miliki. Ia lantas masuk ke sebuah wilayah terpencil di mana semua penambang emas sedang berburu peruntungan mereka. Hal yang menciptakan The Call of the Wild bisa pula dikategorikan sebagai film adventure fantasy terbaik ialah kehadiran seekor anjing yang mendampingi perjalanan Harrison Ford. Anjing ini pada porsi kisah sebenarnya mendapat peran utama, dan sosok anjing inilah lantas yang menciptakan konsep kisah menjadi suatu petualangan yang lebih menarik.

 

Indiana Jones Series

Seperti halnya The Call of the Wild yang diperankan oleh Harrison Ford, Indiana Jones pun menjadi trade mark terbaik aktor yang pun populer sebagai ksatria dalam film Star Wars tersebut. Dalam Indiana Jones, di samping berkisah mengenai petualangan di alam binal yang sarat bahaya, kisah juga diperkaya dengan kehadiran figur antagonis atau figur jahat. Nah, kehadiran tidak sedikit peran antagonis ini lantas membuat Indiana Jones pun menjadi suatu film yang masuk kelompok film action adventure terbaik. Pertarungan, aksi heroik dan beda sebagainya dengan latar belakang medan yang megah dan sarat tantangan, akan menciptakan kesan kisah dalam film ini semakin istimewa.

 

Seven Years in Tibet

Film ini pasti saja diusung dari kitab karya Heinrich Harrier yang berjudul sama dengan judul filmnya yaitu; Seven Years in Tibet. Harrier sendiri ialah salah satu pendaki yang lumayan terkenal di dunia. Terutama guna prestasi sangat signifikannya yang terjadi pada tahun 1938 saat ia bareng dengan Andreas Heckmair dan dua pendaki gunung yang lain, sukses membuat pemanjatan kesatu di Wajah Utara gunung Eiger. Seven Years in Tibet menceritakan petualangan Harriers di Tibet yang lantas berteman akrab dengan Dalai Lama, pemimpin spiritual tertinggi bangsa Tibet. Di samping petualangan dalam kehidupan yang lebih realistis, cuplikan adegan dalam film pun ada yang mengindikasikan Harrier sedang memanjat gunung, lho.

 

The Way

Pencarian ialah salah satu dalil utama kenapa manusia tidak sedikit melakukan petualangan. Nah, sama dengan film The Way ini sendiri saat seorang ayah mengerjakan sebuah perjalanan menyusuri rute hiking El Camino di Spanyol dalam rangka menapak tilas jejak anaknya yang tewas di sana. Peran utama dalam The Way dimainkan dengan sangat unik oleh Martin Sheen. Karakter figur utama yang rumit sebab dirundung kesedihan lantaran kematian anak semata wayangnya, membuat cerita petualangan dalam The Way semakin unik untuk disaksikan.